HariAsma Sedunia 2017. by Rokom. 05 Juni 2017. Reading Time: 1 min read . A A. A A. Reset. 0. Bagikan di Facebook Bagikan di Whatsapp Bagikan di Line. Hari Tanpa Tembakau Sedunia. 31 Mei 2019. Infografis. Lebaran Sehat. 19 Februari 2019. Infografis. Mudik Sehat dan Aman. 19 Februari 2019. Infografis. Lansia Indonesia. 19 Februari 2019.
Hari ASI Sedunia diperingati setiap tanggal 1 Agustus. Hari ASI Sedunia atau Pekan ASI Sedunia World Breastfeed Week akan berlangsung selama satu minggu, yakni mulai 1 Agustus hingga 7 breastfeed week kali ini mengusung tema pada “Menyusui adalah Kunci dalam Menentukan Strategi Pembangunan Berkelanjutan Pasca Pandemi”. Hari ASI Sedunia 2022 Sejarah Pekan ASI Sedunia atau Hari ASI Sedunia adalah gerakan menyusui secara global yang mendukung para ibu agar dapat menyusui di mana saja dengan nyaman. Kegiatan dimulai secara aktif sejak 1992 dengan tema yang berbeda setiap tahunnya. Pekan ASI Sedunia bermula dari dari gagasan organisasi World Alliance for Breastfeeding Action WABA pada 14 Februari 1991. Gagasan ini lahir seiring dicetuskannya Innocenti Declaration yang diresmikan oleh WHO, UNICEF, pemerintah dari beberapa negara, serta sejumlah organisasi lainnya. Declaration ini bertujuan untuk melindungi, mendukung, sekaligus mempromosikan gerakan menyusui. Deklarasi ini diperingati dalam World Breastfeed Week WBW atau Pekan ASI Sedunia pada tanggal 1-7 Agustus. Kemudian mulai tahun 2016, WBW diselaraskan dengan Sustainable Development Goals SDGs. Selanjutnya pada 2018, resolusi Majelis Kesehatan Dunia mengesahkan WBW sebagai strategi promosi menyusui yang Pekan ASI Sedunia merupakan salah satu kampanye bersama yang dilakukan oleh WHO dan UNICEF. Melalui peringatan ini, WHO merekomendasikan para ibu untuk menyusui anaknya hingga berusia dua tahun. Mengutip Awareness Days, Pekan ASI Sedunia ini bertujuan untuk menyoroti manfaat besar yang dapat diberikan ASI bagi kesehatan dan kesejahteraan bayi, serta dorongan yang lebih luas untuk kesehatan ibu, dengan fokus pada nutrisi yang baik, pengurangan kemiskinan dan ketahanan pangan. sumber ASI telah disebutkan dalam Al Quran, “Dan Kami perintahkan kepada manusia berbuat baik kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepadaKulah kembalimu.” QS Luqman 14.Dengan demikian, sejak 14 abad yang lalu masyarakat Muslim telah mengenal pengetahuan akan manfaat ASI bagi kesehatan bayi. Perintah menyapih anak dalam dua tahun relevan dengan temuan ilmiah tentang manfaat ASI. Misalnya dalam tulisan Rex D. Russell, “Design in Infant Nutrition” http// www. Russell mengatakan bahwa menyusui bayi selama dua tahun setelah kelahiran sungguh amat dalam Sudut Pandang Islam ASI dalam Islam tidak hanya berkaitan tentang makanan yang terbaik untuk bayi tetapi juga tentang mahram. Di Indonesia, permintaan terhadap donor ASI maupun tawaran untuk mendonorkan ASI dalam beberapa tahun terakhir banyak berseliweran di berbagai media sosial maupun melalui berbagai komunitas ibu menyusui. Menyikapi hal ini Majelis Ulama Indonesia MUI mengeluarkan fatwa No 28 Tahun 2013 Tentang Seputar Masalah Donor ASI atau Istirja’.Dalam fatwa itu disebutkan bahwa memberikan ASI kepada anak yang bukan anak kandung dan anak yang menerima ASI dari ibu yang bukan ibu kandung diperbolehkan. Namun ditekankan bahwa persusuan radla’ menyebabkan terjadinya mahram atau haramnya terjadi beberapa hal yang menyebabkan sepersusuan menjadi mahram antara lain 1 Usia anak yang menerima susuan maksimal dua tahun. 2 Ibu pendonor ASI diketahui identitasnya secara jelas. 3 Jumlah ASI yang dikonsumsi minimal sebanyak lima kali persusuan. 4 Cara penyusuan dilakukan langsung ke puting susu ibu imtishash maupun melalui perahan. 5 ASI yang dikonsumsi anak tersebut akibat persusuan dijelaskan dalam sejumlah hadis Nabi Muhammad SAW antara lain“Diharamkan untuk dinikahi akibat persusuan apa-apa yang diharamkan untuk dinikahi dari nasab/hubungan keluarga” HR Bukhari, Kitab Al-Syahadaat Bab Al-Syahadatu Ala Al- Ansaab ; Muslim, Kitab Al-Radhaa’ Bab Yakhrumu Min Al- Radhaa’ Maa Yakhrumu Min Al-Wilaadah.Pada tahun 2022 Laznas BSMU memiliki program campaign Go Happy dengan minimal uang Rp sudah bisa memberikan sejuta kebaikan dan kemaslahatan bagi mereka yang membutuhkan melalui
HariASI Sedunia atau Pekan ASI Sedunia (World Breastfeed Week) akan berlangsung selama satu minggu, yakni mulai 1 Agustus hingga 7 Agustus. tema pada Hari ASI Sedunia 2022 kali ini adalah "Menyusui adalah Kunci dalam Menentukan Strategi Pembangunan Berkelanjutan Pasca Pandemi".\\r\\n\\r\\nMelalui peringatan ini, WHO merekomendasikan para ibu untuk menyusui anaknya hingga berusia dua tahun - Tanggal 27 Januari 2023 jatuh pada hari Jumat. Pada hari ini, terdapat peringatan Hari Mengenang Korban Holocaust Internasional. Selain itu, ada juga peringatan lain hari ini. Berikut beberapa hari penting yang jatuh pada 27 Januari 2023. Baca juga Hari Libur Nasional 2023Hari Mengenang Korban Holocaust Internasional Hari untuk Mengenang Korban Holocaust Internasional diperingati pada tanggal 27 Januari setiap tahun. Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa PBB menetapkan peringatan ini pada 1 November 2005 dan mulai merayakannya setahun kemudian. Tujuan dibuatnya hari ini adalah untuk memperingati para korban Holocaust yang menjadi korban kekejaman Nazi Jerman. Sejak tahun 1941 hingga 1945, Nazi Jerman dan sekutunya melakukan pembunuhan sistematis terhadap lebih dari enam juta orang Hari untuk Mengenang Korban Holocaust Internasional diharapkan dapat menjadi pengingat akan bahayanya tindakan genosida sehingga tidak ada orang lain yang akan menderita lagi. Baca juga Daftar Hari Libur Lokal Bali 2023 Hari Memompa ASI Sedunia Hari Memompa ASI Sedunia yang jatuh pada tanggal 27 Januari setiap tahun dibuat untuk mendorong para ibu pemompa di seluruh dunia untuk merayakan kegembiraan dan kesuksesan mereka dalam memompa ASI. Hari ini dibuat pada tahun 2017 oleh Wendy Armbruster, seorang wanita Kanada yang menciptakan PumpEase, yang dikenal dengan bra pemompa hands-free produksinya. Sebagaimana diketahui, pemompaan payudara terbukti merangsang produksi dan meningkatkan jumlah ASI yang diproduksi oleh ibu. Kegiatan memompa ASI ini juga bermanfaat bagi para ibu karena ASI akan selalu siap digunakan sehingga sangat membantu ibu yang ingin tidur nyenyak, ibu bekerja ataupun ibu yang memiliki banyak bayi. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Daftar Hari Besar Agustus 2022 Nasional dan Internasional

› Terbatasnya layanan posyandu di masa pandemi menuntut tumbuhnya beragam inovasi. Di sisi lain, pemberian air susu ibu eksklusif perlu dioptimalkan untuk menjaga kualitas kesehatan dan tumbuh kembang anak balita. KOMPAS/RIZA FATHONI Sejumlah ibu menyusui bayinya serentak saat acara Peringatan Pekan ASI Sedunia di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak KPPPA, di Jakarta, Rabu 3/8/2016.Hari Air Susu Ibu ASI tahun ini yang diperingati setiap 1 Agustus diwarnai dengan kegembiraan. Pasalnya, capaian ASI eksklusif di Indonesia mencatatkan pertumbuhan. Merujuk Publikasi Kesehatan Ibu dan Anak 2020, Badan Pusat Statistik, sebanyak 70 persen bayi usia kurang dari 6 bulan telah mendapatkan ASI eksklusif. Meningkat 3 persen dari tahun sebelumnya. Peningkatan tertinggi sebesar 22 persen terjadi pada 2019 66,69 dari tahun 2018 44,36 persen. Capaian tersebut melampaui target yang ditetapkan tahun 2020, yakni 40 jadi, pandemi Covid-19 yang mengharuskan karyawan melakukan pekerjaan dari rumah membuat ibu yang bekerja mempunyai kesempatan untuk memberikan ASI eksklusif kepada bayi mereka secara lebih optimal dan turut berperan dalam peningkatan capaian pemberian ASI eksklusif tersebut. Di masa pandemi, pemberian ASI sebagai asupan bernutrisi menjadi sangat penting untuk menjaga kekebalan tubuh sang buah hati. Bahkan, pemberian ASI dianjurkan tidak hanya untuk bayi usia kurang dari 6 bulan, tetapi hingga usia dua tahun ditambah dengan makanan pendamping ASI MP-ASI. Beberapa penelitian epidemiologis menunjukkan bahwa ASI mampu melindungi bayi dan anak dari penyakit infeksi, seperti diare dan infeksi saluran pernapasan akut bagian bawah pneumonia, penyebab terbesar kematian anak Barat, provinsi dengan jumlah posyandu terbanyak, capaian posyandu aktifnya baru mencapai 63,5 persen. Padahal, hampir seperlima anak balita Indonesia ada di Jawa BaratSelain itu, pemberian ASI eksklusif bisa menjadi pelengkap posyandu pos pelayanan terpadu untuk menjamin kecukupuan gizi anak balita agar tumbuh kembang mereka terpelihara. Pasalnya, pandemi membuat kegiatan posyandu yang selama ini menjadi wadah memantau kesehatan dan pemberian gizi kepada anak balita menjadi terganggu. Program Pemberian Makanan Tambahan PMT yang menjadi salah satu kegiatan utama posyandu pun untuk sementara tidak Laporan Kementerian Kesehatan Tahun 2020, persentase kabupaten/kota yang melaksanakan pembinaan posyandu aktif hanya sebesar 6 persen. Capaian tersebut sangat jauh dari target 51 persen yang Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional BKKBN juga menunjukkan, sebagian besar posyandu tidak membuka pelayanan selama masa pandemi. Setidaknya pada Juni 2021, hanya 22,7 persen posyandu yang membuka pelayanan Kompas, 27 Juni 2021.Kondisi serupa tergambar pula dari hasil jajak pendapat Kompas 6-9 Juli lalu. Kendati separuh responden mengatakan masih ada kegiatan posyandu di lingkungannya, lebih dari sepertiga responden lainnya mengaku tidak ada kegiatan posyandu selama besar 59,87 persen dari responden mengatakan bahwa pemerintah setempat menganjurkan untuk menutup sementara kegiatan posyandu terutama ketika wilayah menerapkan kebijakan pembatasan aktivitas sisi lain, sekitar 13,67 persen responden mengatakan bahwa tidak adanya kegiatan posyandu disebabkan karena orangtua takut membawa anak balitanya ke posyandu. Hal ini tak lepas dari masih tingginya kasus Covid-19 di seluruh tersebut berpotensi mengancam kegiatan posyandu di Tanah Air yang baru saja mencatatkan pertumbuhan. Berdasarkan data Kemenkes, terjadi peningkatan posyandu aktif dari 57,4 persen tahun 2017 menjadi 61,3 tahun 2018 dan meningkat kembali pada 2019 menjadi 63,6 Juga Lindungi Anak dari Ancaman Hilangnya Masa Kanak-kanakMeski demikian, dari 34 provinsi hanya ada 12 provinsi yang capaian posyandu aktifnya berada di atas rata-rata nasional. Sejumlah daerah lainnya yang memiliki jumlah posyandu dan anak balita terbanyak justru capaiannya di bawah angka nasional. Jawa Barat, misalnya, provinsi dengan jumlah posyandu terbanyak, capaian posyandu aktifnya baru mencapai 63,5 persen. Padahal, hampir seperlima anak balita Indonesia ada di Jawa posyandu aktif di Sumatera Utara dan Banten juga tergolong minim, yakni 51,1 persen dan 45,9 persen. Padahal, keduanya juga masuk ke dalam kelompok lima besar dengan jumlah posyandu dan anak balita terbanyak. Semestinya kegiatan posyandu aktifnya tinggi demi menjamin tumbuh kembang 2,7 juta anak balita di kedua wilayah INDRA RIATMOKO Ibu menyusui bersiap mengikuti penyuluhan tentang protokol kesehatan di tempat pengungsian Desa Tlogolele, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa 10/11/2020.InovasiBeragam fakta tersebut menunjukkan bahwa tantangan menyukseskan kegiatan posyandu sangat berat. Apalagi, target persentase pembinaan posyandu aktif di masa mendatang jauh lebih tinggi. Tahun ini, target yang ditetapkan sebesar 70 persen dan ditargetkan menjadi 100 persen pada situasi tersebut dan belum kunjung usainya pandemi, dibutuhkan sejumlah inovasi agar tumbuh kembang anak tetap terpantau. Inovasi tersebut juga tecermin dari hasil jajak pendapat Kompas. Sepertiga responden mengatakan bahwa kader posyandu proaktif mendatangi rumah warga yang memiliki anak balita untuk memantau tumbuh kembang satu praktik baik kegiatan tersebut dilakukan di Boyolali, Jawa Tengah. Pemerintah dan kader posyandu setempat menginisiasi kegiatan Desyandu atau Delivery Pelayanan Terpadu dengan berkeliling kampung mengunjungi anak balita. Selain tumbuh kembang yang terpantau, pemberian gizi untuk anak balita juga dapat dilakukan saat kader posyandu berkeliling ke rumah anak balita. Dengan demikian, kesehatan anak balita terjamin dan tetap aman dari paparan virus Juga Pemakaman dan Pergulatan di Hilir PandemiTak hanya itu, tumbuh kembang anak balita di Boyolali juga dapat dipantau secara digital melalui sistem informasi dalam situs Metode serupa juga diungkapkan oleh sepertiga responden lainnya yang mengatakan bahwa layanan posyandu dilakukan secara perlu dikembangkan dan pemberian ASI eksklusif juga harus ditingkatkan agar kesehatan dan tumbuh kembang anak Indonesia sebagai generasi penerus bangsa tetap INDRA RIATMOKO Ibu menyusui, anak-anak, dan warga lansia tinggal di tempat pengungsian mereka di Balai Desa Klakah, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis 12/11/2020.

TemaPekan ASI Sedunia Tahun 2017 adalah Bekerja Bersama Untuk Keberlangsungan Pemberian ASI (Sustaining Breastfeeding Together).. Untuk memeriahkan Pekan Pekan ASI sedunia tahun ini Dinkes Aceh berkolaborASI dengan Aceh Peduli ASI (APA) yg diketuai oleh dr. Aslinar Yafa, menyelenggarakan sejumlah event atau kegiatan diantaranya adalah Workshop 1000 Hari Pertama Kehidupan, yang direncanakan
Hari Seshasayee specializes in Latin American studies and India-Latin America relations and currently works with the Confederation of Indian Industry. He can be reached at harisesh
Karenaadanya peringatan Hari ASI Sedunia di 1 Agustus salah satu tujuannya adalah menyadarkan para Moms betapa pentingnya ASI untuk anak. ASI (Air Susu Ibu) merupakan sumber nutrisi utama yang harus didapatkan anak ketika lahir ke dunia. Setiap anak berhak untuk mendapatkan ASI dan disusui oleh ibunya. - Hari Hama Sedunia di seluruh negara selalu diperingati pada tanggal 6 Juni. Hari Hama Sedunia adalah sebuah peringatan global yang diadakan setiap tahun untuk meningkatkan kesadaran dan mempromosikan upaya penanggulangan hama di seluruh dunia. Hari Hama Internasional juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya yang ditimbulkan oleh hama, mendorong tindakan pencegahan, dan memperjuangkan keberlanjutan pertanian serta lingkungan yang sehat. Dikutip dari situs National Day, peringatan Hari Hama Sedunia berawal dari kesadaran masyarakat terhadap bahaya yang ditimbulkan oleh penggunaan pestisida kimia untuk memerangi hama. Kesadaran ini mulai muncul pada tahun 1960-an. Sebagai respons terhadap hal ini, muncul kembali kepentingan pada pengendalian hama secara biologis. Baca Juga Bikin Ketagihan! Simak Resep Sop Tomat Daging, Menu Makan Siang Spesial Bersama Keluarga Baca Juga Polisikan Siswi SMP, Rupanya Pemkot Jambi Murka Disebut Kerajaan Firaun, Netizen Bertobatlah Sebelum... Baca Juga KONTRAS, Perbedaan Mencolok Shane Lukas dan Mario Dandy di Sidang Perdana, Banjir Dukungan vs Sendirian Meskipun penggunaan pestisida kimia masih menjadi metode utama dalam pengelolaan hama saat ini, banyak orang juga mulai tertarik pada pendekatan tradisional dan alami dalam pengendalian hama. Hari Hama Sedunia akhirnya pertama kali diperingati pada tahun 2017. Peresmian acara ini diadakan pada tanggal 6 Juni 2017 di sebuah Hotel Beijing, Cina. Asosiasi Pengendalian Hama Cina memimpin inisiatif perayaan ini, dengan partisipasi dari organisasi seperti Federasi Asosiasi Manajer Hama Asia dan Oseania serta Asosiasi Manajemen Hama Eropa. Sebanyak 30 asosiasi berkontribusi dalam mempromosikan peringatan ini, mengakui ancaman yang ditimbulkan oleh hama dan mencari solusi untuk memberantasnya. Hari Hama Sedunia memiliki beberapa makna penting. Pertama, peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang ancaman serius yang ditimbulkan oleh hama terhadap pertanian dan ketahanan pangan global. Hama seperti serangga penggerek, wereng, kutu, atau penyakit tanaman dapat menyebabkan penurunan hasil panen yang signifikan dan berdampak negatif pada kehidupan masyarakat. Kedua, Hari Hama Sedunia mengingatkan kita tentang perlunya tindakan pencegahan dan pengendalian hama yang efektif.
Hari ASI Sedunia 2022 jatuh pada hari ini, yuk Dads ketahui cara berperan sama membantu Moms menyusui.. Tahukah Dads kalau berperan sama dalam keluarga sangat penting untuk dilakukan?. Berperan sama tidak hanya akan meringankan beban Moms, namun juga dapat menambah keharmonisan.. Salah satu hal yang penting untuk Dads berperan sama adalah ketika Moms menyusui.
Setiap tanggal 1 Agustus diperingati sebagai Hari ASI Sedunia. Peringatan Hari ASI Sedunia ini diikuti dengan rangkaian Pekan ASI Sedunia yang berlangsung mulai tanggal 1-7 Agustus setiap tahunnya. Dikutip dari laman World Alliance for Breastfeeding Action WABA, hari ASI Sedunia atau Pekan ASI Sedunia adalah kampanye global untuk meningkatkan kesadaran dan membentuk aksi pada tema-tema yang berkaitan dengan menyusui. Hari ASI Sedunia dan Pekan ASI Sedunia diperingati dengan tema-tema tahunan yang berbeda. baca juga Busui Wajib Tahu! Ini Penyebab Sakit Menyusui dan Cara Mengatasinya Tips Aman Berpuasa Ramadan Untuk Ibu Menyusui 7 Tips Gunakan Kantong ASI yang Tepat Beberapa tema yang dipilih, antara lain sistem perawatan kesehatan, perempuan dan pekerjaan, dukungan masyarakat, ekologi, ekonomi, sains, pendidikan dan hak asasi manusia. Tema Hari ASI Sedunia atau Pekan ASI Sedunia 2022 adalah 'Step Up For Breastfeeding Educate and Support' atau 'Langkah Untuk Menyusui Edukasi dan Dukungan'. Serta didukung dengan penggunaan tagar WBW2022. Hari ASI Sedunia atau Pekan ASI Sedunia 2022 akan fokus pada penguatan kapasitas peran yang harus melindungi, mempromosikan dan mendukung pemberian ASI di berbagai lapisan masyarakat. Adapun tujuan dari WBW2022 sebagai berikut Menginformasikan kepada masyarakat peran mereka dalam memperkuat dukungan untuk menyusui. Mengkampanyekan menyusui sebagai bagian dari nutrisi yang baik, ketahanan pangan dan pengurangan ketidaksetaraan. Terlibat dengan individu dan organisasi untuk memberikan dukungan menyusui. Tindakan penguatan kapasitas peran dan sistem untuk perubahan transformasional Hari ASI Sedunia atau Pekan ASI Sedunia dimulai pada tahun 1992 untuk meningkatkan kesadaran dan dukungan masyarakat terhadap proses menyusui. Hari ASI Sedunia atau Pekan ASI Sedunia merupakan salah satu kampanye bersama terbesar oleh organisasi internasional seperti Organisasi Kesehatan Dunia WHO, UNICEF, dan diselenggarakan oleh WABA. Sejarah Pekan Menyusui Sedunia sendiri dimulai sejak awal 1990-an ketika WHO dan UNICEF memperkenalkan memorandum untuk mendukung dan mempromosikan tindakan menyusui. Pada tahun 1992, pertama kali seminggu Aal Agustus penuh didedikasikan untuk mempromosikan kampanye tersebut. Sebanyak 70 negara memulai kampanye itu pada awalnya. Pada tahun 2016, WABA telah menyelenggarakan kampanye tentang Hari ASI Sedunia atau Pekan ASI Sedunia bersama dengan Sustainable Development Goals SDGs. Pada tahun 2018. Organisasi Kesehatan Dunia WHO mengesahkan Hari ASI Sedunia atau Pekan ASI Sedunia sebagai strategi promosi menyusui yang penting.
PeringatanHari Lingkungan Hidup Sedunia ini dimulai semenjak Majelis Umum PBB menetapkan 5 Juni sebagai Hari Lingkungan Hidup pada saat Konferensi Stockholm. Setelah itu, dua tahun kemudian, pada 1974 Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati untuk pertama kalinya dengan mengangkat tema "Only One Earth". Hingga sekarang setiap tanggal 5 Juni

Air Susu Ibu ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi karena didalamnya terkandung banyak sekali asupan yang sangat diperlukan oleh si kecil seperti kandungan protein, vitamin, lemak dan karbohidrat. Pemberian Air Susu Ibu yang cukup memberi manfaat yang sangat baik, utamanya bagi pencernaan dan pertumbuhan serta karena berartinya pemberian ASI, terciptalah hari spesial untuk memperingati kegiatan tersebut yakni Hari ASI Sedunia yang diperingati setiap tahunnya tanggal 1 Sejarah Hari ASI sedunia 1 Agustus tidak lain tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang betapa pentingnya pemberian Air Susu Ibu ASI pada si kecil semenjak baru lahir sampai berusia 6 bulan. Pekan ASI Sedunia atau bisa juga kamu sebut Hari ASI Sedunia hingga saat ini telah dirayakan oleh lebih dari 170 Negara di belahan dunia. Untuk itu kamu harus mengetahui bagaimana Ditetapkan 1 Agustus Sebagai Hari ASI SeduniaPada tahun 1990 dua lembaga raksasa yaitu World Health Organization WHO dan UNICEF menerbitkan deklarasi yang disebut dengan Deklarasi Innocenti. Deklarasi tersebut tak lain mempunyai misi membangun kesadaran publik tentang betapa bernilainya peranan pemberian Air Susu Ibu ASI yang tepat pada saat itu pula, mereka menetapkan waktu pekan ASI Sedunia yaitu jatuh pada 1 pekan pertama yakni dari Tanggal 1 sampai 7 Bulan Agustus setiap Hari ASI SeduniaSemua berawal dari himbauan WHO tentang betapa berartinya pemberian ASI Esklusif, yang dimaksud ASI ekslusif ialah pemberian Air Susu Ibu pada bayi sejak baru lahir sampai berumur 6 bulan dari pasca dilahirkan tanpa memberikan cairan lainnya selain ASI semisal susu formula, bubur dan tambahan makanan memberi asupan ASI yang tepat memiliki manfaat yang melimpah daripada susu botolan atau susu formula, lalu apa saja keutamaan ASI ?Manfaat dan Keutamaan Air Susu Ibu ASILebih aman dan higenisJika di bandingkan dengan susu botolan tentu jelas ASI lebih terjamin dari segi keamanan dan kebersihannya. Seperti yang kamu ketahui susu formula diproduksi di pabrik serta menjalani proses yang cukup panjang untuk siap di distribusikan, hal tersebut membuatnya rentan terkena susu formula bukan berarti tidak baik bagi kesehatan bayi, namun apabila ASI bunda tidak memiliki masalah serta mencukupi kebutuhan si kecil, alangkah baiknya bunda tidak menyia – nyiakannya. Namun apabila terpaksa menggunakan susu formula karena kekurangan cairan ASI misalnya, kamu bisa berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter untuk pemilihan susu formula yang tepat buat si buah Ikatan Antara Si Kecil dan IbundaKedekatan hubungan antara bayi dan bunda mempunyai dampak positif, utamanya kelak dalam pembentukan karakter. Menurut penelitian, menyusui secara langsung dapat membangun ke tersebut bukan tanpa sebab tak lain karena saat menyusui sang ibu tanpa disadari bunda akan menunjukkan kasih sayangnya sembari melalui belaian, usapan serta dalam bentuk kasih sayang lain yang belum bunda pengeluaranKeutamaan mendasar jika menggunakan ASI ialah bunda dapat lebih menghemat pengeluaran. Tentu menjadi kebanggaan sendiri bagi bunda yang mempunyai ASI deras serta mencukupi kebutuhan si kecil. Bayangkan saja berapakah uang yang akan bunda keluarkan untuk belanja susu Malnutrisi dan DiareBayi baru lahir lebih rentan tertular penyakit, hal tersebut tak lain karena kekebalan tubuh si kecil belum se sempurna orang dewasa. Disamping itu pencernaan bayi sangat sensitive oleh karena itu pemberian ASI mampu mencegah resiko serta terjadinya malnutrisi dan kataSejarah Hari ASI Sedunia 1 Agustus tercipta karena betapa pentingnya Air Susu Ibu untuk kebutuhan bayi, karena di dalamnya terdapat manfaat yang sangat banyak seperti yang sudah dibahas sebelumnya. Namun masih banyak sekali para bunda yang lebih memilih menggunakan susu formula, itu semua kembali pada pribadi masing – digaris bawahi penggunaan susu formula bukan berarti tidak baik, namun sebelum menggunakannya alangkah baiknya jika bunda berkonsultasi terlebih dahulu untuk pemilihan jenis susu formula yang baik untuk si yang paling banyak dicarihari susu sedunia di indonesiaperayaan hari susu sedunia 2018,2019, 2020 dan 2021hari penyusuan susu ibu seduniaselamat hari susu seduniaucapan hari susu ibu sedunia

Telahdilaksanakan penyuluhan kesehatan mengenai ASI eksklusif di posyandu Balita Dusun Selogedong pada hari Jumat Senin,5 Juni 2017 pukul 09.00 WIB. II Bantul bekerjasama dengan Mahasiswa K3M Profesi Ners Universitas AlmaAta Yogyakarta menyelenggarakan Peringatan Hari Stroke Sedunia dengan thema 'DON'T BE THE ONE' di Hall /Ruang

Apa itu Hari Lahan Basah Sedunia? Setiap tanggal 2 Februari diperingati sebagai hari Lahan Basah Sedunia, sebagai tindak lanjut telah disepakati dan ditandatanganinya suatu Konvensi Internasional Perjanjian Internasional tentang lahan basah, tepatnya tanggal 2 Februari 1971 di kota Ramsar, Iran. Konvensi tersebut kemudian kita kenal sebagai Konvensi Ramsar. Konvensi pada awalnya fokus pada masalah burung air termasuk burung air migran, lalu berkembang kepada konservasi ekosistem lahan basah termasuk keanekaragaman hayati di dalamnya. Bahkan saat ini lebih bermulti fokus menyangkut seluruh aspek kehidupan manusia. Melihat kenyataan tersebut, dapatlah disimpulkan bahwa lahan basah adalah penyangga kehidupan. Lahan basah menurut Konvensi Ramsar merupakan definisi yang luas, yaitu ”Daerah-daerah rawa, payau, lahan gambut, dan perairan alami atau buatan; tetap atau sementara; dengan air yang tergenang atau mengalir, tawar, payau atau asin; termasuk wilayah perairan laut yang kedalamannya tidak lebih dari enam meter pada waktu air surut”. Indonesia masuk menjadi anggota Konvensi Ramsar pada tahun 1991 dengan diterbitkannya Keppres 48 th 1991 yang merupakan Ratifikasi Konvensi Ramsar di Indonesia. Pada tahun 1996, sebagai salah satu hasil pertemuan para anggota Konvensi Ramsar, ditetapkan bahwa tanggal 2 Februari adalah Hari Lahan Basah Sedunia. Pada tahun 1997, Hari Lahan Basah Sedunia untuk pertama kalinya diperingati di seluruh dunia oleh negara-negara anggota Konvensi Ramsar. Tema tahun 2017 ini adalah ”Wetlands for Disaster Risk Reduction – Lahan Basah bagi Pengurangan Risiko bencana”. Kegiatan manusia yang tidak melindungi, tidak menjaga, bahkan merusak demi beberapa alasan terutama berlatar belakang ekonomi adalah faktor utama penyebab terjadinya berbagai kerusakan dan bencana di muka bumi. Beberapa dekade terakhir bahkan bencana meningkat secara drastis, seiring dengan semakin parahnya perubahan iklim yang berkontribusi terhadap cuaca yang lebih ekstrim dan semakin tidak terduga. Degradasi dan kerusakan ekosistem turut meningkatkan kerawanan ekosistem terhadap bencana. Ditambah dengan tingginya tingkat kemiskinan masyarakat di sekitar ekosistem, maka risiko bencana semakin meningkat. Lahan basah yang kondisinya masih baik haruslah dijaga dan dipertahankan, sementara lahan basah yang telah terdegradasi dan rusak harus segera dipulihkan dan dikembalikan fungsi serta manfaatnya, agar ekosistem kembali menjadi kuat. Ekosistem lahan basah yang kuat akan mengurangi risiko bencana bagi ekosistem itu sendiri dan masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Frekuensi bencana di hampir seluruh belahan dunia terus meningkat, bahkan dalam 35 tahun terakhir frekuensinya meningkat lebih dari dua kali lipat Sumber Ramsar. Penyebab utamanya adalah rusaknya lingkungan akibat ulah dan kelalaian manusia, diperparah lagi dengan fenomena perubahan iklim yang terjadi. Kondisi demikian menyebabkan menurunnya daya dukung lingkungan, sehingga lingkungan dan bahkan kehidupan masyarakat di dalamnya menjadi semakin terancam dan rentan. Badan dunia yang membidangi masalah Air memperkirakan bahwa 90% dari semua bencana alam terkait dengan air. Intergovernmental Panel on Climate Change IPCC memprediksikan bahwa peristiwa ekstrim ke depan akan jauh lebih parah lagi. Kerusakan lingkungan serta bencana yang terus menerpa, menjadikan ekosistem lingkungan dan kondisi sosial ekonomi masyarakat terutama masyarakat miskin semakin rentan. Ramsar menyatakan bahwa 90% kematian akibat bencana terdapat di negara-negara miskin dan berpendapatan yang rendah. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar yang terletak diantara dua lempeng benua yang menjadikan negara kepulauan ini memiliki risiko bencana gempa, letusan gunung berapi, tsunami, banjir dan tanah longsor 10 kali lebih besar dibandingkan dengan negara lainya. Kondisi ini diperparah dengan predikat Indonesia sebagai negara tropis yang memiliki tingkat kerentanan terhadap dampak perubahan iklim yang cukup tinggi. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB menunjukkan bahwa tren bencana Indonesia dari 2002 hingga 2015 cenderung meningkat. Pada tahun 2002, tercatat 143 bencana terjadi di Indonesia, meningkat hingga bencana pada 2015 Sumber Sembilan puluh lima persen diantaranya merupakan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, puting beliung, cuaca ekstrim, dan kekeringan. Semuanya akibat tingginya kerusakan lingkungan, meningkatnya dampak perubahan iklim dan tidak terintegrasinya program pengurangan risiko bencana kedalam ranah kerja sektoral dan sebaliknya. Sebagai upaya untuk mengurangi risiko bencana ditengah meningkatnya perubahan iklim dan semakin terdegradasinya lingkungan, Wetlands Internasional Indonesia WII saat ini tengah menerapkan sebuah pendekatan inovatif untuk mengurangi risiko bencana dan meningkatkan ketahanan masyarakat rentan bencana yang dikenal dengan pendekatan Integrated Risk Management IRM/Pengelolaan Risiko Terpadu. IRM merupakan pendekatan yang memadukan Pengurangan Risiko Bencana PRB, Adaptasi Perubahan Iklim API, serta Manajemen dan Restorasi Ekosistem MRE secara bersamaan. Delapan prinsip utama IRM partisipatif, multidisiplin, kemitraan, pendekatan landscape, penguatan sumber-sumber penghidupan, pembelajaran yang berkelanjutan, bekerja pada skala waktu yang beragam dan penguatan kelembagaan. Dalam penerapannya, WII bekerjasama dengan masyarakat, sektor swasta dan pemerintah, dalam mengintegrasikan Integrated Risk Management IRM/ pengelolaan risiko terpadu kedalam kebijakan, praktek investasi dan praktek pembangunan di Indonesia. Penerapan IRM bukanlah hal yang baru. Antara tahun 2011-2015, WII melalui program Partners for Ressilience telah berhasil mengembangkan kegiatan di lapangan yang terbukti tahan terhadap risiko dan sesuai dengan prinsip-prinsip IRM, salah satunya adalah kegiatan rehabilitasi pesisir dan penguatan ekonomi masyarakat pesisir yang dilakukan di Kabupaten Ende dan Sikka, NTT. Saat ini babak baru telah dimulai dimana program lanjutan dilakukan untuk mendorong aplikasi IRM yang lebih luas dalam agenda pembangunan di Indonesia, melalui kegiatan advokasi dan dialog kebijakan IRM. Untuk WII, babak baru ini difokuskan pada program pengarus utamaan IRM dalam rencana pembangunan ekosistem dataran rendah khususnya ekosistem mangrove dan gambut di beberapa lokasi di Pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan. Kembalikan peran dan fungsi Lahan Basah, agar risiko bencana semakin berkurang. ”Ekosistem lahan basah sehat, Bencana terhambat, Masyarakat menjadi kuat” Selamat hari Lahan Basah Sedunia 2017 ”Wetlands for Disaster Risk Reduction – Lahan Basah bagi Pengurangan Risiko Bencana” Informasi lebih lanjut silakan hubungi Wetlands International Indonesia Jl. Bango No. 11 Bogor 16161 Tel. 0251 8312189; E-mail [email protected] TY3R4.
  • 751b4zbusl.pages.dev/188
  • 751b4zbusl.pages.dev/239
  • 751b4zbusl.pages.dev/239
  • 751b4zbusl.pages.dev/58
  • 751b4zbusl.pages.dev/161
  • 751b4zbusl.pages.dev/493
  • 751b4zbusl.pages.dev/240
  • 751b4zbusl.pages.dev/305
  • hari asi sedunia 2017